Postingan

Mahasiswa Pecinta Qur'an

Agustus 2017. Pertama kali bertemu dengan Salah satu Mahasiswa Statistik Jakarta. Sebut saja namanya Za. Panggilan saya kepada dia diambil dari nama aslinya. Kami bertemu di Masjid kampus setelah shalat maghrib berjamaah. saat itu sedang ada kajian yang cukup meramaikan isi masjid sampai diluar pelataran, Subhanallah. Banyak masyarakat dan juga mahasiswa yang menghadiri kajian tersebut. Za menceritakan tentang kondisi aktivitas harian dia dan teman-teman di Rumah Qur'an yang memang khusus diselenggarakan untuk Mahasiswa Statistik yang saat itu tidak begitu banyak. Za menjadi salah satu mas'ul pada program di RQ. Awal cerita, Za dan beberapa teman-temannya di RQ Statistik ingin menyelenggarakan Open Recruitment (Oprect) untuk Mahasiswa yang menjadi Penghafal Qur'an. Menjadi salah satu mas'ul atau penanggung jawab kegiatan tersebut memang butuh tantangan. Karena anak muda jaman sekarang lebih senang dengan aktivitas yang lebih ke arah duniawi dan belum lagi mereka ...

Ayah dan Ibu yang tak berdosa

Ya Allah... Maafkan ayah dan ibu ku... Aku ingin bercerita pada Mu, Ya Rabb... Bahwa mereka adalah dua malaikat terhebat ku, yang Engkau turunkan dari langit untuk ku... Malaikat tanpa sayap yang benar-benar nyata dan ada untuk ku... Kehadiran mereka, Engkau sulap menjadi surga untuk ku, itupun jika aku mampu menjaga surga yang Engkau sulap menjadi kerajaan di rumah ku. Ya Allah, aku menjadi saksi atas cinta dan kasih sayang dari kedua malaikat itu... Atas cinta Mu untuk ku, mereka memperjuangkan ku di dunia ini. Tak akan mampu aku membalas semua jasa jasa mereka kepada ku. Tak akan mampu, tak akan mampu, dan tak akan mampu... Ya Allah... Maafkan ibu, yang telah aku pinjam rahimnya selama 9 bulan 10 hari... Maafkan ibu, yang telah berjuang untuk kesalamatan aku hingga terlahir di dunia ini... Maafkan ibu, yang telah merasakan sakit saat melahirkan aku... Maafkan ibu, yang siang malamnya tidur tak nyenyak karena merawat aku... Maafkan ibu, yang siang mal...

Mendidik di Zaman Now

Di zaman yang penuh dengan tantangan ini, orang tua perlu untuk memantau perkembangan Putra-putrinya. Dengan siapa anak bermain, berteman, jalan dan lain sebagainya. Karena tanpa pengawasan orang tua, anak dengan muda mencari kenyamanan diluar sana. Jangan salahkan anak jika pergaulannya menjadi suram akibat tema-teman dan lingkungannya yang mendorong ia seperti itu. Ada beberapa elemen terpenting yang kita sama-sama mengetahuinya. Unutk dapat memantau putra-putra anda. Keluarga, Lingkungan Masyarakat, dan Sekolah. Ya, tiga elemen ini sangat berharga jika mampu berkolaborasi untuk bekerja sama. Keluarga adalah elemen pertama yang dapat membuat putra-putri anda nyaman. Disanalah anak akan mendapatkan kenyamanan. Ada ayah sebagai kepala rumah tangga yang mampu membingnya menjadi anak yang tangguh dan kuat seperti ayahnya. Ada Ibu yang mendidik anaknya untuk menjadi anak yang cerdas seperti ibunya. Orang tua, selalu punya keinginan yang kuat agar putra -putrinya mendapatkan apa yang or...

Biografi

Nama Muhammad Ichsantansyah Ashari disapa Ichsan. Adalah anak ke 7 dari 8 bersaudara. Lahir di Kota Sorong Papua Barat pada tanggal 24 Oktober. Menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) Inpres No. 5 Dum, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Raja Ampat, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Raja Ampat. Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia adalah anak pesisir yang dibesar di Pulau Saonek Kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua Barat asal Kampung Ibunya. Aktifitas sehari hari adalah menjadi Guru di sebuah Lembaga di Jakarta. Berperan Aktif pada Beberapa Lembaga Pendidikan dalam membina Anak-anak Indonesia. Dan Menjadi Fasilitator untuk Anak-anak Indonesia yang sangat membutuhkan pendampingan untuk di Motivasi.